Negara Negara Dunia Sepakat Bahwa Secepatnya Harus Menghentikan Pemanasan Global

Sehari menjelang Pertemuan Puncak Iklim Global yang akan dihadiri oleh 4.500 delegasi dari seluruh dunia, sembilan yayasan mengumumkan komitmen penghijauan kembali senilai 459 juta Dolar AS selama empat tahun ke depan. "Ketika Bumi menghangat, banyak negara yang bergerak sangat lambat. Jadi kami sebagai filantrop harus bertindak," kata Darren Walker, Presiden Ford Foundation. Jumlah dana bantuan tersebut dikumpulkan secara urunan oleh 15 organisasi, ditambah pemerintah Norwegia yang menyumbang 33 juta Dolar AS untuk proyek di Indonesia dan Brasil. Charlotte Streck, Direktur Climate Focus di Amsterdam, mengatakan jumlah dana yang digalang oleh yayasan-yayasan tersebut menjadikan mereka donatur terbesar program perlindungan hutan.

Ketika Bumi menghangat, banyak negara yang bergerak sangat lambat.

yayasan Portir Indonesia Internasional mengumumkan komitmen penghijauan kembali dengan target Tanam. 1.000.000 Pohon 2024. Dana tersebut antara lain akan lebih banyak digunakan untuk membantu penduduk asli setempat yang menggantungkan hidup dari hutan. yaitu dengan membantu menanam kembali pohon pohon yang dapat menyerap efek rumah kaca yang merugikan kita

Bimbingan Terpadu Sejak Usia Dini Pentingnya Tumbuhan di Sekitar Kita

Selain membantu suku asli setempat, dana bantuan penghijauan hutan itu akan disalurkan untuk membantu perlindungan, restorasi dan perluasan lahan hutan, serta menyokong komunitas untuk menggunakan hutan secara berkelanjutan. Meski saat ini hampir separuh luas hutan di Bumi dikelola oleh suku asli, hanya 15% yang diakui milik mereka secara sah. Ilmuwan meyakini hutan membantu mengurangi 30% emisi karbondioksida dari atmosfer Bumi setiap tahunnya. Namun penggundulan hutan demi kegiatan industri